CARA MENDAPATKAN KEBAHAGIAAN YANG SERING DILUPAKAN

Pembahasan manusia selalu menjadi kajian tidak pernah habis untuk diangkat kepermukaan. Hal ini sejalan dengan anggapan manusia yang menyimpan rahasia di dalamnya. Terbukti hingga detik ini beragam penelitian, pembahasan di lingkaran diskusi, kajian tentang manusia selalu menjadi persoalan terasyik untuk dibahas.  

Seperti halnya manusia dalam meraih kebahagiaan. Banyak orang beranggapan untuk bahagia perlu menjadi kaya, punya jabatan, dan segudang keinginan-keinginan lainnya. Sehingga terlihat untuk mencapai kebahagiaan seseorang harus melewati berbagai tangga. Padahal keinginan-keinginan itu tidak menjamin kebahagiaan seseorang. Tidakkah kita lihat banyak orang kaya dengan hartanya melimpah, namun kehidupannya tidak bahkan. Bahkan nyaris kerapkali depresi karena urusan-urusan bisnis yang tidak ada ujungnya. Lain lagi ditambah dengan persoalan keluarga. Apakah ini sudah mewakili bahagia?

Banyak orang bingung untuk mendapatkan kebahagiaan. Sampai-sampai mencarinya di luar dirinya. Hingga tidak jarang berujung pada tindakan kebodohan. Padahal untuk mendapatkan kebahagiaan sangatlah mudah. Mudah, karena hal itu bisa diperoleh melalui diri kita sendiri.

Kebahagiaan didapat dari kedalaman kita, atas keputusan-keputusan kita. Namun nyatanya tidak sedikit orang terjerumus ke dalam lembah kenistaan, gara-gara tidak memahaminya.  

Cara mendapat kebahagiaan sebetulnyaa sederhana dan tidak perlu mengeluarkan biaya. Inilah beberapa tips sederhana untuk mendapatkan kebahagiaan yang bisa kamu terapkan dalam keseharianmu.

1.      Membantu orang lain

Salah satu cara meraih kebahagiaan adalah membantu orang lain. Mungkin ketika kita sedang sedih, marah, begitu sukar untuk mengalihkannya. Namun dengan cara membantu orang lain, kita akan merasa bahagia. Jika menyitir Viktor Emil Frankl, akan menemukan makna hidup. Viktor Emil Frankl sendiri pun saat tinggal di penjara, dengan makan yang kekurangan, kerja paksa, dan kesehatan yang tidak memadai, ia malah memilih membantu orang lain. Di situlah dia menemukan makna hidupnya.

Selain itu, di dalam agama juga diajarkan untuk saling membantu antar sesama. Rasulullah pun kerapkali memberikan teladan bagaimana seharusnya setiap manusia membantu saudaranya. Dalam Alqur’an surah Al-Maidah ayat 2 juga dijelaskan;

ÙˆَتَعَاوَÙ†ُوا۟ عَÙ„َÙ‰ ٱلْبِرِّ ÙˆَٱلتَّÙ‚ْÙˆَÙ‰ٰ ۖ ÙˆَÙ„َا تَعَاوَÙ†ُوا۟ عَÙ„َÙ‰ ٱلْØ¥ِØ«ْÙ…ِ ÙˆَٱلْعُدْÙˆَٰÙ†ِ ۚ ÙˆَٱتَّÙ‚ُوا۟ ٱللَّÙ‡َ ۖ Ø¥ِÙ†َّ ٱللَّÙ‡َ Ø´َدِيدُ ٱلْعِÙ‚َابِ

 

“Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan. Dan janganlah tolong menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya siksa Allah sangat berat.”

 

2.      Menekuni hobimu

Setiap kita pastinya memiliki hobi atau kegiataan yang disukai. Di saat kita merasa tidak bahagia, kegiatan inilah perlu kita jalankan. Dengan catatan hobinya adalah yang positif. Inilah yang disebut Creative Values oleh Frankl. Jika menyukai menulis, maka menulislah; jika suka berlari, maka berlarilah.

3.      Membaca Alqur’an

Betapa beruntungnya sebagai umat muslim memiliki kitab suci seperti Alqur’an. Di mana di dalamnya bukan hanya sekadar firman, namun juga sebagai petunjuk, serta shifa’ atau obat. Dengan membaca Alqur’an, lebih-lebih merenungi setiap ayat-ayat-Nya, niscaya hati akan merasa bahagia.

4.      Berzikir

Beragam penelitian telah membuktikan bagaimana kekuatan zikir ini mampu mengobati keluh dan kesah, galau, bad mood,  dan beragam persoalan dalam manusia. Alqur’an sendiri telah menyebutkan hanya dengan mengingat Allah maka hati akan menjadi tenang. Jika seseorang merasa tidak bahagia, maka bersegaralah untuk mengingat-Nya. Kita bisa mengambil wudu, mendirikan salat, dan bertasbih menyebut nama-Nya.

5.      Keluar Rumah

Kegiatan keluar rumah juga dinilai efektif untuk memantik hormon kebahagiaan dalam diri manusia. Carilah suasana baru di luar sana. Hal ini bisa dilakukan tidak perlu keluar jalan-jalan ke tempat mahal. Cukup jalan-jalan di sekitar rumah, sembari memperhatikan, setelah itu perasaan akan kembali menjadi bahagia.

6.      Tersenyum

Siapa kira ternyata dengan tersenyum bisa membuat suasana hati menjadi bahagia. Hal ini pernah diajarkan sewaktu duduk di bangku kuliah. Tersenyum adalah bagian terapi untuk manusia. Jika kita sukar tersenyum, karena mengalami persoalan yang berat, caranya cukup mudah. Kita tegadahkan wajah, kemudian tersenyum, setelah itu kembalilah rasa bahagia itu.

7.     Bersyukur

Ketika merasa tidak bahagia, disinilah letak kealpaan kita. Padahal di luar sana masih banyak orang yang lebih terpuruk dibandingkan kita. Bersyukur masih bisa makan, bayangkan dengan mereka di luar sana, untuk memperoleh sesuap nasi harus mengucurkan keringat berhari-hari.

Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan di saat kita merasa tidak bahagia. Sebenarnya bukan hanya ini saja, namun setidaknya beberapa langkah ini telah membantu penulis untuk memperoleh kebahagiaan. Segera dicoba!!

 

BUTUH HUNIAN MEWAH KLIK DI SINI ATAU KLIK GAMBAR

Post a Comment

0 Comments