Aku JUGA Menangis

Sesaat ku terpatung tak sadarkan diri dengan ucapannya, yang rasanya seperti dihunuskan sebilah pedang. Terngiang-ngiang ucapannya membuat aku tak bisa terlelap malam ini. "Tilem nduyk", suara emak memperingatkankanku. Jam telah menunjukkan juam 00.00, tapi mataku tak kunjung terlelap. Mataku basah kuyup, mengingat untaian kata-katanya yang menghantam rasaku. "Aku ingin buktikan", kataku sedikit berteriak. Seketika

Post a Comment

0 Comments