Menemukan Berkah Ramadan di Jalan

Ilustrasi: (Doc. Canva) 

duniahalimah.com--Salah satu bagian  menarik di bulan Ramadan ialah memperhatikan lalu lalang orang-orang mencari santapan berbuka. 

Terlihat wajah-wajah layu dan tak sabar. Barangkali sedang berpikir, kapan azan di masjid dikumandangkan? Deretan penjual makanan dan minuman di pinggir jalan diserbu oleh banyak orang. 

Sore ini (28/3) saya menyaksikan itu semua sembari menebarkan senyum sebagai wujud takjub. Betapa indahnya bulan ini. Saling berlomba-lomba dalam menebar kebaikan; hataman Al-Qur'an, tarawih, sedekah, dan amalan lainnya. Semua itu membuat langgar menjadi hidup. 

Tidak hanya itu, keindahan Ramadan bisa dirasakan oleh semua orang, tidak terkecuali orang yang bukan muslim. Bagaimana tidak dikatakan begitu, saat Ramadan--apalagi menjelang idul fitri--umat  Islam akan berbondong-bondong berbelanja. 

Mulai dari makanan, pakaian, alat rumah tangga dan yang menjual itu bukan hanya orang Islam, tetapi juga non islam. Pada titik ini, bukankah keberkahan Ramadan menjadi rahmat bagi semesta alam? 

Berkahnya Ramadan juga bisa dirasakan bagaimana sesama saling berbagi makanan. Bahkan hampir semua masjid menyediakan takjil gratis. Betapa luar biasa, bukan? Inilah berkah. 

Baca Juga: Ramadan di Perantauan

Kebetulan sore itu saya berjalan membeli buku kecil dan label. Sepanjang perjalanan berangkat dan pergi, mata tertuju ke setiap inci pandangan di kanan kiri jalan.

Suasana sore yang terasa berbeda dengan hari-hari biasanya. Tak berlebihan jika disebut positive vibes. Hal itu membuat rindu kampung halaman. Berkumpul dengan keluarga, berbuka dan sahur bersama. Begitulah anak rantau, ada kerinduan yang harus digadaikan. 

Selepas mendapatkan label dan buku yang diincar, masih menyempatkan waktu untuk menelusuri jalan, melihat suasana sore ini. Lalu berbalik arah untuk pulang. 

Baca Juga: Ternyata Puasa Bisa dijadikan Terapi

Belum seperempat perjalanan, azan berkumandang. Entahlah, saya tidak bergegas menyegerakan berbuka. Malah menikmati perjalanan, menyaksikan orang jualan di pinggir jalan yang sedang berbuka di depan dagangan mereka. 

Seketika pikiran berkata "Mereka sedang berjuang untuk keluarganya, sampai-sampai tak berbuka bersama di rumah."

Berjalan-jalan menjelang azan Maghrib tidak hanya berfungsi mencari takjil dan menunggu azan. Melainkan bisa dijadikan pembelajaran bahwa Ramadan kali ini membawa berkah. 

Baca Juga: Inilah Hikmah Berpuasa


Post a Comment

0 Comments