RANU KLAKAH RANU EKSOTIS


Sumber: tempo.co
Kemarin kita sudah berbicara sekilas tentang Ranu Bedali, nah untuk kali ini kita akan berbicara soal Ranu Klakah. Oke langsung saja!!!

Ranu Klakah, begitulah orang-orang menyebutnya. Merupakan bagian dari segitiga Ranu yang tak kalah eksotisnya dengan Ranu Bedali. Apalagi ketika pagi hari, suasana dan keindahan yang ditawarkan mampu membius penikmatnya. (Sepertinya berlebihan, wk wk, tapi benar-benar kenyataan loh ya)
Lokasi Ranu Klakah berada di desa Tegal Randu, kecamatan Klakah, kabupaten Lumajang. Kira-kira 6 Km jaraknya dari Ranu Bedali menuju Ranu Klakah. Dan kira-kira 10 Km dari arah Kota Lumajang.

Ranu Klakah cukup berbeda dengan Ranu Bedali, jika Ranu Bedali bentuknya hampir mirip seperti mangkuk dan tempatnya di dasar, sedangkan Ranu Klakah bentuknya seperti halnya danau-danau lainnya. Sebagaimana Ranu Bedali, Ranu Klakah juga digolongkan sebagai danau Vulkanis yang berarti danau terbentuk karena aktivitas gunung berapi.
Menurut beberapa sumber danau ini berada sekitar 900 m dari permukaan laut, dengan luas 22 Ha, dan kedalamannya bekisar 28 m. Cukup lebar dan dalam, bukan?
Nah, di danau ini cukup cocok ya, dijadikan sebagai tempat mengisi liburan. Apalagi ditambah dengan background gunung Lemongan, sungguh tak kalah menarik dengan dua danau lainnya.

Air danau ini oleh penduduk sekitar juga digunakan untuk mengairi sawah bahkan juga digunakan untuk mandi, tak salah jika digunakan untuk itu, air yang bersih juga cukup menaklukkan pengunjungnya untuk bersyukur atas nikmat yang Allah berikan tak tergantikan itu.
Danau ini merupakan saatu-satunya danau yang letaknya lurus dengan gunung Lemongan loh. Di kanan-kirinya banyak ditumbuhi pohon Pinus juga berperan penting menambah keindahan Ranu Klakah. 
Ranu Klakah juga dilengkapi berbagai fasilitas untuk pengunjung semisal penginapan, taman, dan lain sebagainya. 
Oiya ada satu lagi yang perlu dicatat, selain sebagai objek wisata danau ini juga digunakan sebagai tempat budidaya ikan Nila dan Mujair. 
Pokoknya rugi jika pergi ke Lumajang tanpa menikmati wisatanya. 
Barangkali itu saja untuk seputar Ranu Klakah. Nah, untuk besok kita akan berbicara soal Ranu Pakis sebagai bagian dari segitiga ranu.

Ok, jangan kemana-kemana, terus simak tulisan selanjutnya, ok!!!

Post a Comment

0 Comments