TIPS MENGALAHKAN ENERGI NEGATIF

Sumber: Canva

“Everything is energy,” ucap seorang praktisi mesmerisme. Segala sesuatu di alam semesta mengandung energi. Baik energy yang tampak maupun tidak. Menyitir David R. Hawkins, energi sendiri terbagi menjadi dua yakni power (positif) & force (negatif). Dalam kehidupan ini semua orang tidak pernah benar-benar lepas dengan kedua hal ini. Namun menjadi pembedanya adalah cara kita saat menanggulanginya. Energi positif diperlukan seseorang agar hidup menjadi bahagia, namun energi negatif akan membuat kita sebaliknya. Inilah beberapa hal yang bisa kita terapkan untuk memperoleh energi positif setiap hari;

1.      Berpikir Positif

Dunia psikologi beranggapan berpikir positif ini sangatlah penting bagi setiap manusia. Karena hal ini dapat mempengaruhi aktivitas keseharian seorang individu. Islam menyebutnya sebagai husnudzon atau berprasangka baik atas apa yang terjadi. Dengan membiasakan hidup dengan berpikir positif, juga dapat memberikan energi positif yang baik untuk jiwa dan tubuh kita. Selain itu, juga dapat membuat diri bahagia dan tidak mudah kecewa, galau ketika apa yang diinginkan tidak tercapai.

2.      Memperbanyak Kegiatan Positif

Seseorang yang terbiasa melakukan kegiatan-kegiatan positif, biasanya hidupnya lebih bahagia atau mengandung power, dibandingkan seseorang yang terbiasa melaksanakan kegiatan-kegiatan negatif. Dalam ajaran Logoterapi juga menuturkan, ketika seseorang sedang gelisah, galau, kecewa, sebaiknya menggunakan waktunya untuk kegiatan positif. Seperti mendalami hobi, bakti sosial, membaca buku, menulis. Sehingga dengannya energi positif mendominasi, dan otomatis energi negatif terkalahkan

3.      Berteman dengan Teman-teman Positif

“Berteman dengan tukang minyak wangi, maka ketularan wanginya. Namun sebaliknya, berteman dengan pencuri, juga ikut tercemar namanya.” Teman juga berpengaruh pada kehidupan kita. Realita membuktikan ketika berteman dengan orang-orang yang sering galau, menyerah, kecewa, maka energi negatifnya juga akan tertular ke kita. Begitu pun ketika berteman dengan mereka yang memiliki energi positif, kita juga tertular energinya. Pernahkan kalian, ketika galau kemudian menatap wajah temanmu penghafal Alqur’an, tiba-tiba kamu merasa tenang. Begitu pun saat seorang konselor, psikolog, maupun, terapis mengobati kliennya, dianjurkan tidak berhadapan. Alasannya agar energi negatif pada klien tidak mengenai diri orang yang menyembuhkan.

4.      Meningkatkan Spiritualitas

Beberapa peneliti juga menganjurkan agar setiap kita meningkatkan spiritualitas dengan melalui ibadah. Di dalam agama Islam sejatinya seluruh amalan ibadahnya mengandung energi positif yang sangat baik untuk kesehatan manusia. Seperti wudu, salat, puasa, sedekah, zikir, dan masih banyak lagi. Ketika seseorang bad mood, bisa menggunakan zikir untuk menyembuhkannya, seperti dalam firman Allah;

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram.” (Q.S. Ar-Ra’du ayat 28)


Selain ayat ini, masih banyak lagi penjelasan dalam Alqur’an agar kita dapat memperoleh energi positif.

5.      Rileksasi

Rileksasi juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk memperoleh energi positif. Di saat energi negatif menyerang kita, otak mengahasilkan peningkatan hormon adrenalin dan kortisol. Dengan rileksasi dinilai sebagai salah satu cara untuk menurunkannya.

6.      Mendengarkan Suara Positif

Adalah bisa melalui musik atau nyanyian yang memberikan energi semangat pada diri kita. Seperti mendengarkan selawatan, tartil Qur’an, dan lainnya yang mengandung hal-hal positif. Penelitian mutakhir juga sudah membuktikan bahwa dengan membiasakan mengonsumsi suara-suara positif dapat memantik energi positif pendengarnya.

Itulah   Itulah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menarik energi positif untuk diri kita.

#inspirasiramadan

#dirumahaja

#flpsurabaya

#BERSEMADI_HARIKE-9




Post a Comment

0 Comments